DaerahBerita

Nekat! Kurir Sabu Cantik Asal Cileunyi Dibekuk di Lapas Banceuy Bandung, 10 Gram Sabu Disembunyikan di Rambut Palsu

2
×

Nekat! Kurir Sabu Cantik Asal Cileunyi Dibekuk di Lapas Banceuy Bandung, 10 Gram Sabu Disembunyikan di Rambut Palsu

Sebarkan artikel ini

BANDUNG,-

Newssindo – Upaya licik penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung kembali digagalkan petugas. Modusnya kali ini terbilang baru dan nekat: sabu disembunyikan di dalam ikat rambut!

Pelakunya seorang wanita asal Cileunyi, Kabupaten Bandung berinisial MMI (28). Ia diamankan petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) Lapas Banceuy, Sabtu (25/10/2026) siang.

Kalapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani, membenarkan penggagalan tersebut.

Kejadian bermula saat MMI datang sebagai pengunjung dengan dalih membesuk keluarga warga binaan. Namun, gerak-geriknya yang gelisah dan gugup saat akan masuk membuat petugas P2U curiga.

Petugas pun langsung melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan sesuai SOP secara ketat.

“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan benda mencurigakan di ikat rambut yang dipakai pelaku. Setelah dibuka, isinya 2 paket kecil diduga sabu yang dibungkus plastik dan dililit rambut palsu,” ungkap Eris.

Barang bukti yang diamankan diperkirakan lebih dari 10 gram sabu.

Modus ikat rambut ini dinilai sebagai modus baru di Lapas Banceuy. Sebelumnya, petugas pernah menggagalkan berbagai modus nekat lainnya, mulai dari disimpan di dalam mulut, di dalam pembalut, hingga dimasukkan ke dalam anus menggunakan kondom.

Saat diinterogasi di ruang pemeriksaan P2U, MMI mengakui barang haram tersebut akan diserahkan kepada salah satu warga binaan atas titipan seseorang. Ia mengaku hanya sebagai kurir bayaran.

“Dia dijanjikan upah Rp3 juta hingga Rp5 juta jika berhasil meloloskan barang tersebut,” tegas Eris.

Tak buang waktu, Lapas Banceuy langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polrestabes Bandung dan BNNP Jabar. Pelaku beserta barang bukti sudah diserahkan untuk pengembangan jaringan.

Sementara itu, warga binaan yang diduga sebagai pemesan sabu tersebut kini telah diamankan dan dijebloskan ke sel isolasi (straf sel) untuk pemeriksaan lebih lanjut serta akan dijatuhi hukuman disiplin tambahan.

Pihak Lapas Banceuy menegaskan komitmennya untuk memperketat sistem pemeriksaan berlapis, mulai dari X-ray, body scanner, hingga penggeledahan manual demi mewujudkan Lapas Banceuy Zero Narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *