Pendidikan

Bukan Angkat Senjata, SMPN 31 Bandung Tanamkan Bela Negara Lewat Disiplin dan Prestasi

15
×

Bukan Angkat Senjata, SMPN 31 Bandung Tanamkan Bela Negara Lewat Disiplin dan Prestasi

Sebarkan artikel ini

BANDUNG –

Newssindo – Program Bela Negara digalakkan di sekolah-sekolah sebagai upaya membentuk karakter pelajar yang cinta tanah air, disiplin, dan nasionalis.

Kegiatan ini tidak sekadar upacara bendera, tetapi dikemas dalam pembiasaan, pembelajaran, hingga ekstrakurikuler. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 31 Bandung pada Jumat 4-5 September 2026.

Kepala SMPN 31 Bandung, Hj. Khaerawati, S.Pd., M.M.Pd. menegaskan, bela negara bagi pelajar bukan berarti mengangkat senjata, melainkan aksi nyata sehari-hari di sekolah.

“Bela negara di sekolah itu sederhana. Datang tepat waktu, hormat kepada guru, menjaga kebersihan kelas, tidak menyebar hoaks, dan aktif dalam kegiatan sosial. Itu semua bentuk cinta kita kepada Indonesia,” ujarnya, Kamis (5/9/2026).

Rangkaian Kegiatan Bela Negara

Program ini dirancang agar nilai bela negara mudah dipahami siswa. Beberapa kegiatan utama yang digelar antara lain:

1. Pembinaan Kedisiplinan
Apel pagi, upacara bendera setiap Senin, tata tertib berpakaian, hingga latihan baris-berbaris untuk menumbuhkan tanggung jawab dan ketaatan aturan.

2. Integrasi dalam Pembelajaran
Guru PPKn, Sejarah, dan Bahasa Indonesia menyelipkan wawasan kebangsaan. Diskusi tentang toleransi, Bhinneka Tunggal Ika, dan peran pemuda dalam pembangunan rutin dilakukan.

3. Ekstrakurikuler Kebangsaan
Melalui Pramuka, Paskibra, dan PMR, siswa dilatih kerja sama, kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian sesama.

4. Aksi Nyata
Program Jumat Bersih, kampanye anti-bullying, literasi digital, hingga bakti sosial ke masyarakat sekitar.

Bentuk Karakter, Bukan Militerisasi

Pihak sekolah menegaskan, program ini bukan untuk militerisasi pelajar. Fokusnya adalah menanamkan 5 nilai dasar bela negara: Cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila dan UUD 1945, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara.

“Bagi pelajar, bentuk bela negara yang paling nyata adalah berprestasi, jujur, dan menjadi warga negara yang baik. Dari kelas, mereka belajar bagaimana nanti berkontribusi untuk bangsa,” tambah Khaerawati.

Kegiatan ini dipandu personel TNI Babinsa Koramil 0618 dan Binmas Polrestabes Bandung, serta mendapat dukungan orang tua karena dinilai membantu anak lebih disiplin, mandiri, dan bangga sebagai bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *