Berita

“Tak Ada Toleransi Lagi”: Kades Tanjungbaru Ancam Sanksi Keras Pembuang Sampah Liar Usai Korve Akbar

18
×

“Tak Ada Toleransi Lagi”: Kades Tanjungbaru Ancam Sanksi Keras Pembuang Sampah Liar Usai Korve Akbar

Sebarkan artikel ini

KAB. BEKASI,-
newssindo.com – Sapu, cangkul, dan gerobak sampah turun ke Jalan Raya Tanjungbaru–Cipayung. Minggu, 28/6/2026, Desa Tanjungbaru menggelar kerja bakti besar-besaran. Tapi kali ini ada yang beda: dibalik aksi bersih-bersih, ada peringatan keras dari orang nomor satu desa.

Kepala Desa Tanjungbaru H. Dudu Sumbali, S.H., tak main-main. Mulai sekarang, warga yang ketahuan buang sampah sembarangan siap-siap kena sanksi.

Sejak pagi, Pemdes Tanjungbaru, BPD, dan warga bahu-membahu membersihkan rumput liar, tanaman semak, dan tumpukan sampah di jalur utama dan fasilitas umum. Jalan yang biasanya kotor, perlahan kembali rapi.

Di sela-sela kegiatan, Kades Dudu langsung berdiri di depan warga. Nada suaranya tegas.

“Kerja bakti hari ini bukti kita peduli. Tapi percuma bersih kalau besok dikotori lagi,” ujarnya.

“Mulau hari ini, tidak ada lagi toleransi. Siapa saja yang tertangkap tangan buang sampah sembarangan, kami siapkan sanksi keras. Ada denda, ada juga sanksi sosial. Jaga desa ini bersama, jangan serahkan semua ke petugas saja.”

Selama ini Desa Tanjungbaru baru sebatas mengimbau. Kini, pemerintah desa naik level. Sanksi administratif dan sosial akan diberlakukan untuk memberi efek jera.

Alasannya jelas: sampah liar bukan cuma bikin kumuh, tapi juga jadi biang banjir saat hujan turun.

“Kesadaran warga sekarang jadi kunci. Jangan sampai gotong royong hari ini sia-sia,” tegas Kades Dudu.

Komitmen Bersama, Tanjungbaru Target Bebas Sampah
Aksi korve ditutup dengan pembersihan total sisa material dan sampah di sepanjang jalur utama Tanjungbaru–Cipayung. Dengan Pemdes, BPD, dan masyarakat satu suara, Kades Dudu optimis Tanjungbaru bisa jadi desa yang bersih, rapi, dan terhindar dari banjir.

Pesan akhirnya satu: Desa ini rumah kita bersama. Mau bersih atau kotor, kuncinya ada di tangan warga sendiri. (JM)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *