KAB BEKASI,-
Newssindo – Jababeka bersama KAJI kembali menghadirkan Sakura Matsuri 2026, festival multibudaya tahunan yang menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Jepang sekaligus wujud nyata komitmen Jababeka dalam membangun Kota Wisata Industri yang mengintegrasikan industri, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan. Festival ini akan diselenggarakan pada 25–26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka, menghadirkan beragam pengalaman budaya yang dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Ivonne Anggraini selaku Direktur PT Graha Buana Cikarang mengatakan bahwa keberagaman budaya merupakan salah satu indikator penting kemajuan sebuah kota. Menurutnya, kota yang berdaya saing global tidak hanya dibangun melalui pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga melalui masyarakat yang terbuka terhadap keberagaman serta memiliki ruang untuk saling berkolaborasi.

“Sebagai kota mandiri yang menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dari berbagai negara, Kota Jababeka telah berkembang menjadi kawasan multikultural yang mempertemukan berbagai bangsa, budaya, dan talenta dalam satu ekosistem yang harmonis. Kehadiran komunitas internasional, termasuk komunitas Jepang yang menjadi salah satu yang terbesar di Jababeka, tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan industri, tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Sakura Matsuri menjadi representasi semangat tersebut sekaligus wujud komitmen kami dalam membangun kota yang unggul sebagai pusat industri sekaligus pusat pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global,” ujarnya.
Sebagai bagian dari implementasi visi Kota Wisata Industri, Jababeka terus menghadirkan berbagai program yang mengintegrasikan sektor industri, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan. Salah satu implementasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sakura Matsuri 2026 yang setiap tahunnya menjadi agenda budaya paling dinantikan masyarakat.
Selama bertahun-tahun penyelenggaraannya, Sakura Matsuri telah menjadi festival budaya yang selalu dinantikan dengan kehadiran puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya. Festival ini menghadirkan masyarakat umum, komunitas pecinta budaya Jepang, pelajar, mahasiswa, keluarga, kalangan profesional, hingga ekspatriat dalam satu ruang interaksi yang memperkuat hubungan masyarakat, dunia usaha, dan komunitas internasional.
Sakura Matsuri 2026 akan menyuguhkan pengalaman festival yang lebih lengkap melalui perpaduan budaya, hiburan, edukasi, dan kolaborasi. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya Jepang, kompetisi cosplay, bazar kuliner khas Indonesia dan Jepang, area komunitas, serta berbagai aktivitas interaktif. Salah satu agenda unggulannya adalah kompetisi Miss Sakura, di mana pemenangnya akan mendapatkan kesempatan berkunjung ke Jepang selama satu minggu untuk merasakan pengalaman budaya secara langsung.
Fuad A Kadir Chairman KAJI, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. “Tahun ini kami menghadirkan rangkaian program yang lebih beragam, mulai dari pertunjukan budaya, cosplay competition, bazar kuliner, hingga penampilan spesial dari JKT48 dan guest performer dari Jepang” jelasnya.
Tak hanya menikmati pertunjukan dan kuliner, pengunjung juga dapat mengunjungi JICC (Japan Indonesia Culture Corner) sebagai ruang pertukaran budaya Indonesia dan Jepang. Di sini, masyarakat dari kedua negara dapat saling mengenal tradisi, seni, dan budaya masing-masing. Keseruan festival juga semakin lengkap dengan beragam kompetisi yang dapat diikuti, seperti lomba mewarnai, fashion show anak-anak, hingga lomba Shuuji (kaligrafi Jepang). Red
