BANDUNG,-
Newssindo – Aksi pencurian kabel traffic light (APILL) kembali terjadi di Kota Bandung. Kabel yang berisi tembaga itu diduga dicuri untuk dijual. Akibatnya sejumlah persimpangan mengalami gangguan dan lampu mati total, Rabu 1 Oktober 2026
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung kini bergerak cepat melakukan pemulihan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Modus Ambil Tembaga, Jaringan Lumpuh
Kepala Dishub Kota Bandung melalui Bidang Lalu Lintas mengatakan, pencurian terjadi di beberapa titik persimpangan protokol. Pelaku memotong dan menarik kabel dari dalam box panel dan bawah tanah.
“Kabel traffic light ini berisi tembaga yang memang punya nilai jual. Modus pelaku memotong dari panel kontrol hingga ke tiang lampu. Akibatnya sistem tidak berfungsi,” ujarnya
Akibat pencurian itu, traffic light mati total sehingga arus lalu lintas harus diatur manual oleh petugas Dishub dan kepolisian.
Kejadian ini bukan yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, pencurian serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa persimpangan di Kota Bandung.
Dishub Kota Bandung memastikan saat ini tim teknis sedang melakukan perbaikan dan penyambungan ulang kabel.
“Kami kejar pemulihan. Hari ini tim sudah turun untuk pengadaan dan pemasangan ulang kabel. Kami juga pasang pengamanan tambahan agar tidak mudah dibobol lagi,” kata petugas.
Selain perbaikan, Dishub juga sudah melaporkan kasus pencurian tersebut ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.
“Kami sudah buat laporan polisi. Kerugian tidak hanya materi, tapi juga keselamatan pengguna jalan. Kami minta warga yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar box traffic light segera lapor,” tambahnya.
Dishub mengimbau kepada para pengepul dan lapak rongsokan agar tidak menerima kabel-kabel milik fasilitas negara, karena termasuk barang hasil tindak pidana.
Hingga kini, petugas gabungan Dishub dan Satlantas Polrestabes Bandung masih berjaga di titik yang traffic light-nya padam untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan.







