Ekonomi/Bisnis

Lion Group Buka Dua Rute Perdana dari Bandara Husein, Delapan Rute Baru Segera Menyusul

7
×

Lion Group Buka Dua Rute Perdana dari Bandara Husein, Delapan Rute Baru Segera Menyusul

Sebarkan artikel ini

BANDUNG,-

Newssindo – Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diawali dengan pembukaan dua rute penerbangan baru oleh Lion Group melalui Wings Air pada Agustus 2026.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan penerbangan perdana akan dimulai pada 6 Agustus 2026 untuk rute Bandung–Bandar Lampung dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, Wings Air akan membuka penerbangan langsung Bandung–Palembang.

Menurut Danang, kedua rute tersebut dipilih berdasarkan hasil studi kelayakan yang mempertimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Rute ini kami siapkan untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan, maupun perjalanan dinas antara Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan,” ujarnya.

Selain melayani penerbangan langsung, Wings Air juga menyediakan konektivitas lanjutan. Dari Bandar Lampung, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Batam. Sementara dari Palembang tersedia penerbangan lanjutan ke Pangkalpinang, Belitung, Batam, hingga Medan.

Tidak hanya itu, Lion Group melalui maskapai Super Air Jet juga tengah mempersiapkan ekspansi layanan dari Bandara Husein Sastranegara menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Sebanyak delapan rute baru tengah diproyeksikan melayani penerbangan dari Bandung menuju Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Denpasar.

Seluruh rute tersebut saat ini masih menunggu proses perizinan dari regulator penerbangan sebelum dapat dioperasikan.

Dengan dibukanya dua rute perdana serta rencana penambahan delapan destinasi baru, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan mampu meningkatkan konektivitas Kota Bandung dengan berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan investasi di Jawa Barat. (rf)