Ekonomi/BisnisBerita

Bukan di Tokyo! Little Japan Hadir di Cikarang, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2026 Kota Jababeka

6
×

Bukan di Tokyo! Little Japan Hadir di Cikarang, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2026 Kota Jababeka

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI,-

Newssindo -Suasana Negeri Sakura benar-benar terasa di Cikarang. Festival budaya Jepang terbesar, Sakura Matsuri 2026, sukses digelar meriah pada 25-26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka.

Kolaborasi apik antara Jababeka dan Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI) ini berhasil menyulap Cikarang menjadi destinasi “Little Japan in Indonesia”. Selama dua hari, puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah tumpah ruah menikmati perpaduan budaya, hiburan, kuliner, hingga edukasi.

Memasuki tahun ke-13 penyelenggaraan, Sakura Matsuri kian mengukuhkan diri sebagai festival Jepang terbesar di Indonesia. Beragam suguhan menarik dihadirkan, mulai dari pertunjukan seni tradisional Jepang, kompetisi cosplay yang spektakuler, bazar kuliner Jepang dan Nusantara, area komunitas, workshop budaya, hingga talkshow inspiratif tentang peluang studi dan karier di Jepang.

Kemeriahan makin pecah dengan penampilan spesial dari JKT48, DIA, dan berbagai komunitas budaya Jepang ternama yang sukses menghipnotis pengunjung.

Tak hanya soal hiburan, tahun ini konsepnya jauh lebih komprehensif. Pengunjung tidak hanya bersenang-senang, tapi juga mendapat bekal masa depan. Lewat sesi sharing bersama praktisi dan alumni Jepang, pengunjung bisa mendapatkan info lengkap soal belajar, magang, hingga bekerja di Jepang.

Bahkan, sebagai wujud komitmen pengembangan SDM, panitia memberikan program beasiswa bahasa Jepang bagi pengunjung beruntung dan aksi sosial donor darah. Sakura Matsuri 2026 bukan sekadar festival, tapi memberi manfaat nyata.

Pemilihan Kota Jababeka sebagai lokasi pun bukan tanpa alasan. Sebagai rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan, termasuk ratusan perusahaan Jepang dan ribuan ekspatriat, ekosistem Jepang memang sudah mengakar kuat di Cikarang selama puluhan tahun.

Director PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme luar biasa masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, komunitas, UMKM, sponsor dan mitra. Tingginya antusiasme membuktikan Sakura Matsuri adalah festival budaya Jepang yang paling dinantikan. Ini bukan sekadar hiburan, tapi wujud komitmen kami mempererat hubungan Indonesia-Jepang melalui budaya, pendidikan, pariwisata, dan ekonomi. Ini juga bukti nyata Kota Jababeka sebagai Kota Wisata Industri,” ujar Ivonne.

Senada, Chairman KAJI, Fuad A. Kadir, menegaskan Sakura Matsuri adalah ruang kolaborasi.

“Sakura Matsuri telah berkembang menjadi lebih dari sekadar festival budaya. Ini adalah ruang kolaborasi yang mempertemukan masyarakat Indonesia dan Jepang melalui seni, kuliner, dan pendidikan untuk memperkuat people-to-people connection. Persahabatan yang kuat dibangun melalui interaksi dan saling mengenal budaya,” tegas Fuad. (JM)