BeritaNasional

Langkah Berani! Kepala BGN Sudaryono Coret 1.653 Sekolah Elite dari Daftar MBG, Anggaran Dialihkan ke Papua

4
×

Langkah Berani! Kepala BGN Sudaryono Coret 1.653 Sekolah Elite dari Daftar MBG, Anggaran Dialihkan ke Papua

Sebarkan artikel ini

JAKARTA –

Newssindo – Kebijakan tegas diambil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Sebanyak 1.653 sekolah dicoret dari daftar penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) demi memastikan anggaran negara tepat sasaran.

Sudaryono yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN pada 22 Juli 2026 lalu menegaskan pencoretan ini bukan penghapusan, tapi pemerataan keadilan, Jumat (11/9/2026)

Mayoritas sekolah yang dicoret adalah sekolah swasta elite yang sudah mandiri finansial.

4 Kategori Sekolah yang Dicoret:

1. Sekolah Internasional – Seperti Jakarta Intercultural School (JIS), Sekolah Cikal dan sekolah bertaraf internasional lainnya.
2. Sekolah Mitra Asing – Sekolah yang bermitra dengan lembaga nasional maupun asing dengan sokongan dana besar.
3. Sekolah Non-BOS – Sekolah yang tidak bergantung pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pemerintah.
4. Sekolah Berasrama Mandiri – Seperti Taruna Nusantara yang sudah punya program gizi internal lengkap.

Menurut Sudaryono, MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi memastikan gizi yang sesuai dan aman untuk anak bangsa.

Dialihkan ke Wilayah Prioritas

Kuota dan anggaran dari ribuan sekolah elite tersebut tidak hangus. BGN mengalihkan secara bertahap ke sekolah yang jauh lebih membutuhkan.

Fokus utama:
1. Daerah 3T – Tertinggal, Terdepan, Terluar, khususnya Papua dan Maluku yang ribuan sekolahnya belum terlayani.
2. Daerah Stunting Tinggi – Wilayah dengan angka tengkes dan gizi buruk kritis.

Untuk itu, BGN akan membangun infrastruktur dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara terukur di daerah prioritas.

Langkah Sudaryono ini sejalan dengan komitmen zero tolerance terhadap penyimpangan dan komitmen keamanan pangan MBG sebagai harga mati.