BeritaJawa Barat

Jabar Jadi Garda Depan! Kemhan Perkuat Bela Negara & Kerahkan Tenaga Ahli Hadapi Ancaman Non-Militer

10
×

Jabar Jadi Garda Depan! Kemhan Perkuat Bela Negara & Kerahkan Tenaga Ahli Hadapi Ancaman Non-Militer

Sebarkan artikel ini

BANDUNG –

Newssindo Kementerian Pertahanan RI tancap gas memperkuat kesadaran Bela Negara di Jawa Barat. Melalui Ditjen Potensi Pertahanan, Kemhan menggelar Sosialisasi Regulasi Kebijakan Bela Negara dan Pembinaan Tenaga Ahli Provinsi Jabar TA 2026 di Ballroom Hotel Grand Tjokro Premiere, Bandung, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan strategis ini melibatkan Forkopimda, DPRD, TNI, Polri, akademisi, dunia pendidikan, dunia usaha, Ormas dan LSM.

Acara dipimpin Brigjen TNI R. Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol., mewakili Dirjen Pothan Kemhan.

Dalam sambutannya, Dirjen Pothan menegaskan Bela Negara bukan sekadar kewajiban konstitusional, tapi investasi strategis bangsa yang harus menjadi karakter dan budaya kolektif.

Pesan ini krusial di tengah ancaman global yang kian kompleks: persaingan geopolitik, rivalitas kekuatan besar, ancaman siber, terorisme, radikalisme, penyalahgunaan ruang digital, krisis pangan, energi hingga perubahan iklim.

“Ancaman saat ini tidak selalu berbentuk senjata. Banyak ancaman tak kasat mata yang melemahkan persatuan, mengganggu stabilitas dan mengikis Pancasila,” tegasnya.

Landasan Hukum Kuat

Kemhan menegaskan regulasi sudah lengkap: UU No.3/2002 tentang Pertahanan Negara, UU No.23/2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional, Perpres No.115/2022 tentang Bela Negara, Permenhan No.8/2022 yang diubah Permenhan No.41/2025, serta Permenhan No.14/2022 diubah Permenhan No.36/2025 tentang Pembinaan Tenaga Ahli.

Aturan ini jadi pedoman bagi pusat, daerah, kampus, Ormas dan dunia usaha untuk bina Bela Negara yang terarah, terpadu dan terukur.

Jabar Lumbung Tenaga Ahli

Dalam konteks Tenaga Ahli, Jabar dinilai sebagai lumbung SDM strategis: akademisi, profesional, komunitas profesi yang bisa didayagunakan untuk pertahanan negara.

Narasumber yang tampil:

  1. Kasubdit Jak Bela Negara & Bina Tenaga Ahli Dit SDM Pothan Kemhan, Dr. S. R. M. Indah Permata Sari, S.T., M.M.
  2. Pabandya Bakti Sterdam III/Slw Letkol Inf Drs. Agung Subekti – peran kewilayahan dukung Bela Negara.
  3. Kepala Kesbangpol Jabar Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si. – peran Pemda.
  4. Analis Kebijakan Madya Letkol Arm Muhamad Tatang, S.Sos., M.M. – sinergi pusat-daerah-komunitas profesi.

Forum ini diharapkan lahirkan rekomendasi dan komitmen kuat. Bela Negara diwujudkan lewat cinta tanah air, kesadaran berbangsa, setia Pancasila, rela berkorban dan kemampuan awal Bela Negara sesuai profesi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *