KAB BEKASI,-
Newssindo – Warga Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran kali irigasi Kampung Selang RT 001/03, Minggu (25/10/2026) pagi.
Jajaran Polsek Cikarang Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Perida Apriyani Sisera, S.I.K., M.H., memimpin langsung penanganan di lokasi bersama 10 personel piket fungsi setelah menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB.
Penemuan bermula saat seorang warga yang hendak membuka warung mendapat informasi dari seorang pencari ikan yang melihat sesosok tubuh tergeletak di pinggir aliran irigasi. Jenazah kemudian dipinggirkan ke sisi kali sebelum dilaporkan ke polisi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Rojak, laki-laki kelahiran Jakarta, 3 Juli 1997, yang beralamat di Kelurahan Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Untuk mengungkap penyebab kematian, Polsek Cikarang Timur telah berkoordinasi dengan unit identifikasi Polres Metro Bekasi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Perida Apriyani Sisera, menegaskan pihaknya merespons cepat setiap laporan masyarakat sesuai prosedur.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan unit identifikasi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Perida.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi liar terkait penyebab kematian korban.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum ada hasil pemeriksaan lebih lanjut. Apabila masyarakat mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini, silakan menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas berwenang.







