BeritaDaerah

Buntut Dugaan Pengeroyokan Pekerja Seni Berakhir Damai, Ketua FKKB Bekasi Apresiasi Polsek Rengasdengklok

4
×

Buntut Dugaan Pengeroyokan Pekerja Seni Berakhir Damai, Ketua FKKB Bekasi Apresiasi Polsek Rengasdengklok

Sebarkan artikel ini

KAB KARAWANG,-

Newssindo – Kabar baik! Buntut dugaan pengeroyokan terhadap Ipul, pekerja seni sound system asal Kabupaten Bekasi, akhirnya berakhir damai. Kasus tersebut berhasil diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Rengasdengklok, Polresta Karawang.

Ketua Forum Kesenian Kabupaten Bekasi (FKKB), Firmansyah, S.Pd.Gr., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polsek Rengasdengklok, Polresta Karawang, atas upaya memfasilitasi mediasi antara pihak-pihak yang terlibat.

Ucapan apresiasi tersebut disampaikan pada Sabtu (24/10/2026) sebagai bentuk penghargaan atas peran kepolisian dalam membuka ruang komunikasi guna meredakan perselisihan dan mendorong penyelesaian permasalahan secara baik.
Ketua FKKB Bekasi, Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya menghargai langkah Polsek Rengasdengklok yang telah membantu mempertemukan para pihak untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang menimpa Ipul.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polsek Rengasdengklok, Polresta Karawang, yang telah membantu memfasilitasi mediasi terkait dugaan pengeroyokan terhadap saudara Ipul, yang merupakan pekerja seni.( Sound System) Kami berharap upaya ini dapat menjadi jalan penyelesaian yang baik bagi semua pihak dengan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, mediasi merupakan salah satu upaya untuk membangun komunikasi, meredakan ketegangan, dan mencari penyelesaian atas perselisihan yang terjadi. Ia berharap kesepakatan damai yang dicapai dapat menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.Firmansyah juga menegaskan bahwa pekerja seni merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk merasa aman dalam menjalankan profesinya. Setiap persoalan yang muncul di lapangan, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan.

“Pekerja seni juga mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat mengedepankan sikap saling menghormati dan menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin. Jangan sampai perbedaan pendapat berujung pada tindakan yang merugikan orang lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, FKKB Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pekerja seni, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila terjadi perselisihan, masyarakat diharapkan mengutamakan dialog serta mempercayakan penanganan dugaan tindak pidana kepada pihak berwenang.Firmansyah turut mengapresiasi peran kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif melalui pendekatan komunikasi dan mediasi. Ia berharap hubungan baik antara pekerja seni dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga aktivitas kesenian dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Dengan adanya mediasi tersebut, diharapkan persoalan yang menimpa Ipul dapat diselesaikan secara baik oleh para pihak. FKKB Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan pekerja seni serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, dan saling menghormati.