BeritaPolitik

Jokowi dan Kaesang Hadiri Rakorda PSI Jabar di Bekasi, Kader Sambut Antusias – Ungkap Alasan Baru Tunjukkan KTA PSI

6
×

Jokowi dan Kaesang Hadiri Rakorda PSI Jabar di Bekasi, Kader Sambut Antusias – Ungkap Alasan Baru Tunjukkan KTA PSI

Sebarkan artikel ini

KAB. BEKASI,-

Newssindo – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Jawa Barat di kawasan PT Cholyfour Mitra Mandiri (CMM), Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026).Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), sebagai bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan struktur organisasi PSI di Jawa Barat.

Rakorda ini membahas konsolidasi internal, penguatan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta pengembangan struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
Sekretaris PSI Kabupaten Bekasi, Rizki Muhsin, menyampaikan bahwa kepengurusan PSI di Kabupaten Bekasi telah terbentuk di 187 desa dan kelurahan serta 23 kecamatan.

Dalam sambutannya, Kaesang Pangarep memberikan arahan terkait penguatan organisasi dan konsolidasi kader.

Sementara itu, Jokowi turut menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan alasan dirinya baru menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI kepada publik.

Jokowi mengatakan, keputusan memperlihatkan KTA PSI di Bandung dan Kabupaten Bekasi didasarkan pada momentum yang dinilainya tepat.

“Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya. Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang,” ujar Jokowi.

Ia menambahkan, “Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan, ya saya tunjukkan sekarang.”
Sebelumnya, Jokowi dan Kaesang juga menghadiri Rakorda PSI di Kota Bandung pada Sabtu (26/9/2026).
Rakorda di Kabupaten Bekasi menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi PSI di Jawa Barat untuk memperkuat koordinasi kepengurusan dan mempersiapkan organisasi menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.