NasionalBerita

BREAKING! Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan di Istana

15
×

BREAKING! Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan di Istana

Sebarkan artikel ini

JAKARTA –

Newssindo – Kabinet Merah Putih kembali dirombak. Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan dan mengangkat Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/09/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Pergantian ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029. c501

Momen dramatis terjadi saat pencopotan. Saat kabar reshuffle mencuat, Purbaya sedang rapat kerja membahas RUU APBN 2027 bersama Komite IV DPD RI di Gedung DPD RI Senayan. Ia dikabarkan menerima telepon dari Istana dan langsung meninggalkan ruangan rapat. 079b

Suahasil tiba di Kompleks Istana sekitar pukul 14.44 WIB dengan jas hitam dan dasi biru muda. Ia membenarkan sudah dihubungi Sekretariat Presiden.

Prosesi sumpah dipimpin langsung Presiden Prabowo. Prabowo sempat menanyakan agama Suahasil.

“Apakah saudara beragama Kristen,” tanya Prabowo. “Siap, beragama Kristen Protestan,” jawab Suahasil. c066

Suahasil bukan orang baru. Ekonom kelahiran Jakarta, 23 November 1970, lulusan S1 UI, S2 Cornell University dan Ph.D University of Illinois ini sudah lama di Kemenkeu. Ia adalah Guru Besar FEB UI, pernah menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal, dan Wamenkeu sejak 21 Oktober 2024 mendampingi Sri Mulyani hingga Purbaya. 3c5e

Purbaya sendiri baru satu tahun menjabat. Ia dilantik 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Selama menjabat, Purbaya dikenal tegas melakukan bersih-bersih, salah satunya mencopot 2 Dirjen strategis pada April 2026.

Dengan pelantikan ini, Suahasil kini memimpin kementerian dengan 77.000 pegawai dan mengemban arahan khusus Presiden menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan fokus pada program prioritas.

Redaksi