ProfileDaerah

Regysta Bangkit dari Nostalgia: Grup Dangdut Legendaris Cikarang Timur Reuni Penuh Haru Setelah 30 Tahun Vakum

84
×

Regysta Bangkit dari Nostalgia: Grup Dangdut Legendaris Cikarang Timur Reuni Penuh Haru Setelah 30 Tahun Vakum

Sebarkan artikel ini

KAB. BEKASI,-
newssindo.com – Tabuhan kendang yang dulu menggetarkan panggung hajatan 90-an kembali terdengar. Sabtu, 27/6/2026, Kp. Rawa Gebang RT 002/009 Desa Tanjungbaru, Cikarang Timur, jadi saksi bisu kembalinya keluarga besar Grup Dangdut Regysta.

Setelah puluhan tahun vakum, para personil, kru, hingga tim manajemen era kejayaan Regysta akhirnya duduk satu panggung lagi. Bukan untuk manggung berbayar, tapi untuk melepas rindu.

Suasana reuni itu campuran haru dan tawa. Satu per satu wajah-wajah yang dulu jadi idola panggung dangdut Cikarang Timur tiba. Tanpa tata panggung megah, hanya panggung sederhana, tapi semangatnya sama seperti dulu.

Momen paling mengejutkan: sesi jamming spontan. Gitar dipetik, kendang ditabuh, vokal khas Regysta menggema lagi. Lagu-lagu andalan yang dulu bikin ribuan orang bergoyang di setiap festival kini hidup kembali.

“Kegiatan ini murni didasari rasa rindu yang mendalam. Regysta bukan hanya grup musik, tapi keluarga besar yang membesarkan nama kami di belantika dangdut Cikarang,” ujar Eka Jaya, salah satu personil senior, matanya berkaca-kaca.

Disambut Pemerintah, Dirindukan Penggemar
Kehadiran Regysta tak luput dari perhatian pemerintah. Sekcam Cikarang Timur H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., datang langsung memberi apresiasi.

“Kami sangat bangga. Regysta bukan sekadar pemusik, mereka bagian dari sejarah seni budaya Cikarang Timur yang pernah memberi hiburan berkualitas di era 90-an,” kata Aris.

Ia berharap reuni ini jadi pemantik. Bukan cuma untuk Regysta, tapi juga untuk seniman muda Bekasi. “Silaturahmi 30 tahun terjaga ini patut dicontoh. Semoga jadi awal kebangkitan karya mereka, dan memotivasi generasi muda menghidupkan ekosistem dangdut tradisional kita,” ujarnya.

Di sudut panggung, para penggemar lama berdiri. Ada yang ikut bernyanyi, ada yang hanya diam menikmati nostalgia.

“Masih ingat suara kendangnya, petikan gitarnya. Dulu tiap Regysta manggung, hajatan pasti rame,” kata salah satu penggemar yang sengaja datang dari Cikarang Kota.

Kini, para personil sudah punya kesibukan masing-masing. Ada yang jadi pedagang, karyawan, hingga pensiunan. Tapi satu hal tak berubah: cinta mereka pada musik dan pada nama Regysta.

Reuni ini memicu wacana besar. Personil dan penggemar sama-sama berharap Regysta tak berhenti di pertemuan ini saja.

Mulai dari rekaman kolaborasi khusus, hingga satu panggung reuni formal yang lebih besar, jadi daftar keinginan yang kini menggantung di udara Cikarang Timur.

Jika itu terjadi, maka kerinduan 30 tahun itu bukan hanya terobati. Tapi benar-benar pulih.


Profil Singkat Regysta
Era Jaya: 1990-an, penguasa panggung dangdut Cikarang Timur dan sekitarnya
Ciri Khas: Harmoni vokal, petikan gitar, dan tabuhan kendang yang jadi jaminan ramai di hajatan
Status Kini: Vakum, personil sibuk dengan profesi lain, tapi silaturahmi tetap terjaga

(JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *