KAB BEKASI,-
Nessindo – Memasuki masa tenang menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jatibaru,Periode 2026 -2034 Panitia Pemilihan Kepala Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatibaru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi , melakukan kegiatan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang di sejumlah titik wilayah Desa Jatibaru.Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang kondusif menjelang hari pemungutan suara.
Pembersihan APK juga menjadi penanda bahwa seluruh tahapan kampanye telah berakhir dan masyarakat memasuki masa tenang sebelum menentukan pilihannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).Pada Tanggal 20 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, panitia bersama BPD yang didampingi Bhabinkamtibmas Dan Babinsa menyisir sejumlah lokasi yang sebelumnya digunakan untuk pemasangan alat peraga kampanye. APK yang masih terpasang kemudian ditertibkan dan dibersihkan sehingga lingkungan desa kembali tertata.

Ketua Panitia Pilkades Jatibaru, Alamsyah, menegaskan bahwa penertiban APK ini merupakan komitmen bersama untuk mematuhi regulasi serta menjaga estetika dan kondusivitas desa selama masa tenang.
“Mulai hari ini, seluruh aktivitas kampanye resmi berakhir. Kami bersama BPD menurunkan semua APK agar lingkungan desa kembali bersih dan steril. Kami mengimbau seluruh warga Desa Jatibaru yang telah terdaftar sebagai pemilih untuk datang ke TPS pada Minggu, 20 September 2026. Gunakan hak pilih Anda dengan cerdas, tertib, dan bertanggung jawab demi kemajuan desa Jatibaru yang kita t
cintai ini,” ujar Alamsyah di sela – sela kegiatan Pada.Kamis (17/09/2026)
Langkah tersebut sejalan dengan tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi, di mana masa tenang dan pembersihan APK berlangsung pada 17–19 September 2026, sebelum pemungutan suara pada 20 September 2026.
Sementara itu Di tempat yang sama, Ketua BPD Jatibaru, Muhammad Maulana, yang akrab disapa Emtree, mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan menyikapi perbedaan pilihan dengan bijak selama masa tenang ini.
“Pilkades adalah pesta demokrasi tingkat desa yang harus kita sambut dengan gembira dan damai. Berbeda pilihan itu hal yang wajar, namun menjaga silaturahmi dan keharmonisan antarwarga adalah yang utama. Mari kita manfaat masa tenang ini untuk menciptakan suasana yang sejuk. Jangan ada tekanan atau paksaan, pilihlah sesuai hati nurani masing-masing di TPS nanti,” kata Muhammad Maulana (Emtree).
Selain melakukan penertiban APK, Panitia Pilkades bersama BPD Jatibaru juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada Minggu, 20 September 2026. Warga yang telah terdaftar sebagai pemilih diharapkan datang ke TPS sesuai ketentuan untuk memberikan suara dan menentukan pilihannya secara langsung.
Panitia mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilih dengan tertib dan bertanggung jawab serta tetap menghormati perbedaan pilihan. Setiap warga memiliki hak untuk menentukan pilihannya sesuai hati nurani tanpa adanya tekanan maupun paksaan.
Momentum masa tenang juga diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk menjelang hari pencoblosan. Perbedaan pilihan dalam Pilkades diharapkan tidak menjadi alasan terjadinya perselisihan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bekasi sendiri telah mengingatkan bahwa Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Masyarakat diminta tetap menjaga persaudaraan dan keharmonisan meskipun memiliki pilihan calon yang berbeda.
Dengan dilakukannya pembersihan APK dan memasuki masa tenang, Panitia Pilkades bersama BPD Desa Jatibaru berharap seluruh tahapan menuju hari pemungutan suara dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Jatibaru untuk datang ke TPS pada 20 September 2026, menggunakan hak pilihnya, serta bersama-sama menyukseskan Pilkades yang damai, tertib dan demokratis.”Pemilih Yang Beradaulat Adil Dan Beradab”.








