BANDUNG,-
Newssindo -Jawa Barat berduka. Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008, H. Danny Setiawan, berpulang pada Sabtu, 19 September 2026, di usia 81 tahun.
Kabar duka disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi mengenang Danny sebagai birokrat berjasa yang banyak berkarya bagi Jawa Barat, baik saat menjadi Sekda maupun Gubernur.
Danny bukan gubernur karbitan. Ia meniti karier dari bawah. Pengabdian dimulai 1968 sebagai Camat Cimarga, Kabupaten Lebak, hingga menjadi Sekretaris Wilayah Daerah Lebak.
Di Pemprov Jabar, ia pernah menjabat Kabid Sosial Budaya Bappeda, Karo Keuangan, Karo Pembangunan Daerah, Kadis Pendapatan Daerah (1994-1997), hingga puncaknya Sekda Jabar 1998. Ia dilantik menjadi Gubernur Jabar 13 Juni 2003 berpasangan dengan Nu’man Abdul Hakim.
Selama 5 tahun memimpin, Danny menghadapi tantangan besar Jawa Barat: infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi daerah. Arsip Pemprov mencatat perhatian seriusnya pada proyek strategis Waduk Jatigede Sumedang (2003), peresmian gedung pemerintah, hingga peninjauan sektor peternakan di Cijeungjing (2007) dan peresmian Bank Jabar Kuningan (2006).
Di bidang SDM, ia hadir dalam pembukaan Science, Art & Technology Fair (SAIF) 2005 di ITB. Bahkan di masa akhir hidupnya, ia sempat membantu dana awal Rp 500 juta untuk mewujudkan sekolah ekologi kesundaan SDK Kahuripan Pajajaran di Purwakarta.
Di bidang olahraga, Danny mengukuhkan 1.013 kontingen Jabar untuk PON XVII/2008 dengan target “Jabar 100”.
Atas pengabdian panjangnya, ia menerima Satyalancana Karya Satya (1998), Wira Karya (2000), dan Wira Karya Koperasi (2004).
Hari ini, Jawa Barat mengenang pengabdiannya.
Selamat jalan, Pak Danny. Terima kasih atas karya untuk Jawa Barat.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.








