BeritaDaerah

Karnaval 17 Agustusan di Cicalengka Ricuh, Sejumlah Pria Mabuk Serang Muspika dan Kapolsek

12
×

Karnaval 17 Agustusan di Cicalengka Ricuh, Sejumlah Pria Mabuk Serang Muspika dan Kapolsek

Sebarkan artikel ini

KAB BANDUNG,-

Newssindo – Karnaval 17 Agustusan tingkat Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung ternoda menyusul sejumlah pria diduga mabuk minuman keras (miras) serang Muspika, Senin (17/8/2026).

Insiden tersebut terjadi saat karnaval atau arak-arakan yang diikuti sejumlah desa se Kecamatan Cicalengka di Jalan Raya Cicalengka, depan Kantor Kecamatan Cicalengka sekitar pukul 11.00.
Bahkan kejadian tersebut viral di media sosial (medsos). Akibat serangan tersebut, Camat Cicalengka, Cucu Hidayat dan Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat berdarah-darah kena pukulan dan tendangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadiannya, saat itu peserta karnaval seni budaya saat melintasi Jalan Raya Cicalengka, depan Kantor Kecamatan ada keributan.

Camat Cicalengka, Cucu Hidayat, Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat dan Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul yang berada di kantor kecamatan segera turun tangan untuk mencegah dan melerai keributan.Astronomi
Mereka yang masih mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) usai upacara peringatan HUT ke-81 RI segera menuju lokasi karnaval dimana terjadi keributan.

Namun saat ketiga muspika berada di lokasi kejadian, berusaha mencegah, sejumlah pria yang terlibat keributan dan diduga tengah mabuk miras menyerang dengan tendangan dan pukulan. Sejumlah pria tersebut terus melakukan keributan. Mereka pun menyerang Camat, Kapolsek dan Danramil dengan pukulan dan tendangan. Akibatnya, Camat dan Kaposek mukanya berdarah-darah. Bahkan Danramil sempat terjatuh.

Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Betul, akibat serangan dan pukulan sejumlah pria tersebut, saya terluka dan berdarah,” kata Ade Rahmat.Peta
Ketika ditanya apakah sejumlah pria yang terlibat keributan dan menyerang muspika diduga tengah mabuk miras atau pengaruh alkohol.
“Mereka yang terlibat keributan dan penyerangan terhadap kami bukan pengaruh miras, namun diduga pengaruh obat keras,”ujar Ade Rahmat.
“Kasusnya akan diusut tuntas dan sejumlah pelakunya sudah teridentifikasi untuk diamankan segera,”pungkas Ade Rahmat.

Sementara itu, Camat Cicalengka, Cucu Hidayat yang dikabarkan berdarah darah akibat serangan sejumlah pria tersebut ketika dikonfirmasi via telepon belum merespon.