KAB BEKASI,-
Newssindo – Polsek Cikarang Timur menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di wilayah Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mako Polsek Cikarang Timur, Sabtu (19/9/2026) siang.
Apel pergeseran pasukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Pelayanan Wibawa Mukti Jaya 2026, sebagai upaya kepolisian memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Sebanyak 107 personel gabungan disiagakan dalam kegiatan pengamanan tersebut. Personel berasal dari unsur Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi, serta Polda Metro Jaya. Mereka nantinya ditempatkan untuk melaksanakan pengamanan langsung di sejumlah TPS maupun sebagai pasukan cadangan rayon yang siap digerakkan apabila dibutuhkan.
Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Perida Apriyani Sisera, memimpin langsung apel sekaligus memberikan arahan kepada seluruh personel yang akan melaksanakan tugas pengamanan.
Dalam arahannya, Kompol Perida menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi seluruh tahapan pemungutan suara. Setiap anggota diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta tetap mengedepankan sikap profesional dan humanis saat berada di tengah masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan humanis. Jaga netralitas serta jangan melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkades,” tegas Kompol Perida dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat muncul selama proses pemungutan dan penghitungan suara.
Menurutnya, anggota di lapangan harus mampu membaca situasi dan mengambil langkah secara tepat apabila ditemukan adanya persoalan. Koordinasi dengan unsur terkait juga harus dilakukan secara cepat guna mencegah berkembangnya situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kompol Perida menegaskan bahwa seluruh personel yang telah digeser ke desa maupun TPS tujuan wajib tetap berada di lokasi penugasan sampai seluruh rangkaian kegiatan pemungutan suara selesai dan situasi dinyatakan aman.
“Jangan meninggalkan lokasi penugasan sebelum seluruh rangkaian kegiatan selesai. Pastikan situasi di TPS tetap aman dan kondusif sampai seluruh proses berakhir,” tegasnya.
Selain menjaga keamanan TPS, personel juga diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gesekan antarpihak selama pelaksanaan Pilkades.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel juga diminta menjaga netralitas dan tidak memihak kepada calon kepala desa maupun kelompok pendukung tertentu. Seluruh anggota harus berpedoman pada ketentuan dan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses demokrasi di tingkat desa tersebut.
Setelah apel selesai, seluruh personel kemudian diarahkan untuk bergeser menuju desa dan TPS sesuai dengan ploting pengamanan yang telah ditentukan.Dengan pengerahan personel tersebut, Polsek Cikarang Timur bersama Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya berkomitmen memberikan pelayanan pengamanan selama pelaksanaan Pilkades Serentak, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, nyaman dan tertib.
Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para calon kepala desa, tim pemenangan, serta para pendukung untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati seluruh tahapan Pilkades.
Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan pilihan, serta menerima seluruh proses dan hasil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.








